[Review Buku] Suatu Hari Bersama Belalang Ranting
Keterangan Buku:
Judul : Suatu Hari
Bersama Belalang Ranting
Bersama Belalang Ranting
Penulis : Yovita Siswati
Ilustrasi : Clay Studio
Editor : Dewi Widyastuti
Desain : Dandy Nugroho
Penerbit : BIP (Buana Ilmu
Populer)
Populer)
Terbit : 2018
Tebal : 22 halaman
Bisa mengubah warna dan pintar berpura-pura
Suatu
Hari Bersama Belalang Ranting – Belalang ranting adalah belalang yang
menyerupai bentuk dengan ranting pohon. Ia akan bergoyang dan bergoyang seperti
ranting, ketika ada hewan lain yang akan memangsanya. Akhirnya si pemangsa ini
jadilah kebingungan, keunikan belalang ranting ia bisa berubah warna sesuai
dengan benda yang ada di sekitarnya. Ia juga bisa melepaskan kakinya untuk
menyelamatkan dirinya.
Hari Bersama Belalang Ranting – Belalang ranting adalah belalang yang
menyerupai bentuk dengan ranting pohon. Ia akan bergoyang dan bergoyang seperti
ranting, ketika ada hewan lain yang akan memangsanya. Akhirnya si pemangsa ini
jadilah kebingungan, keunikan belalang ranting ia bisa berubah warna sesuai
dengan benda yang ada di sekitarnya. Ia juga bisa melepaskan kakinya untuk
menyelamatkan dirinya.
Suatu
Hari Bersama Belalang Ranting, mengisahkan tokoh belalang dengan nama Tiki yang
hidup di pedalaman hutan. Rumahnya sendiri ada di atas ranting pohon, bersama
dengan serangga yang lainnnya. Serangga ranting ini banyak jenisnya, dari yang
panjang, pendek, bersayap, tidak bersayap dan warnanya.
Hari Bersama Belalang Ranting, mengisahkan tokoh belalang dengan nama Tiki yang
hidup di pedalaman hutan. Rumahnya sendiri ada di atas ranting pohon, bersama
dengan serangga yang lainnnya. Serangga ranting ini banyak jenisnya, dari yang
panjang, pendek, bersayap, tidak bersayap dan warnanya.
Saat
malam tiba, serangga ranting mulai makan dan mengisi perutnya. Ia mengunyah
daun-daun hijau yang ada di seputaran ranting. Tetapi siapa sangka ketika ia
menikmati makan malamnya, seekor kadal mengintai. Tiki dan teman-temannya
bergoyang-goyang bak ranting pohon, yang tertiup angin untuk mengelabui sang kadal.
malam tiba, serangga ranting mulai makan dan mengisi perutnya. Ia mengunyah
daun-daun hijau yang ada di seputaran ranting. Tetapi siapa sangka ketika ia
menikmati makan malamnya, seekor kadal mengintai. Tiki dan teman-temannya
bergoyang-goyang bak ranting pohon, yang tertiup angin untuk mengelabui sang kadal.
“Wah,
mana si belalang yang mau aku makan tadi, ya?” kata si Kadal dengan kecewa
dan pergi.
mana si belalang yang mau aku makan tadi, ya?” kata si Kadal dengan kecewa
dan pergi.
Kadal
pergi datanglah tikus, Tiki bergoyang kembali
mengelabui pandangan tikus. Tetapi tikus tak gentar tetap mencari mangsa
lain, dan seekor teman Tiki tertangkap. Tiki sedih, temannya telah tertangkap
dan dimakan tikus, eits … tapi dia melepaskan kakinya. Tikus jadi bingung,
padahal dia benar-benar memaknnya tadi, kenapa tinggal kaki.
pergi datanglah tikus, Tiki bergoyang kembali
mengelabui pandangan tikus. Tetapi tikus tak gentar tetap mencari mangsa
lain, dan seekor teman Tiki tertangkap. Tiki sedih, temannya telah tertangkap
dan dimakan tikus, eits … tapi dia melepaskan kakinya. Tikus jadi bingung,
padahal dia benar-benar memaknnya tadi, kenapa tinggal kaki.
Saat
semuanya aman, datang burung besar dari atas dan siap menerjang belalang
ranting. Sebelum itu terjadi mereka mengubah warna mereka yang kuning menjadi
hijau seperti daun. Datang lagi seeokor ular berwarna kuning, mengintai
belalang. Goyang … goyang … goyang! Hap! Ular menangkap belalang ranting,
apa yang terjadi setelahnya?
semuanya aman, datang burung besar dari atas dan siap menerjang belalang
ranting. Sebelum itu terjadi mereka mengubah warna mereka yang kuning menjadi
hijau seperti daun. Datang lagi seeokor ular berwarna kuning, mengintai
belalang. Goyang … goyang … goyang! Hap! Ular menangkap belalang ranting,
apa yang terjadi setelahnya?
Apakah belalang ranting kembali tertangkap?
Bagaimana ia menyelamatkan diri? Dengan mengubah warna
atau melepaskan satu kakinya?
atau melepaskan satu kakinya?
Temukan jawabannya di buku Suatu Hari Bersama Belalang
Ranting, happy reading ya!
Ranting, happy reading ya!

