Resensi Buku Anak Pancuran Pangeran Dongeng 3D Nusantara

Resensi Buku
Anak Pancuran Pangeran Dongeng 3D Nusantara
– Pancuran dan Pangeran, adalah cerita
rakyat yang berasal dari Betawi, menurut sumber Dinas Kebudayaan dan
Permuseuman. Kemudian ditulis ulang oleh Lilis Hu, dengan judul Pancuran
Pangeran. Yang mana lokasi cerita ini di daerah 
Pancoran, Jakarta.

 


cerita fiksi asal usul nama pancoran berasal dari daerah mengapa pangeran jaya termasuk tokoh sikap seperti apa yang dapat diteladani dari cerita asal usul nama pancoran dalam cerita asal usul nama pancoran raja memiliki 3 orang anak yaitu sifat pangeran suta sebutkan tokoh tokoh yang terdapat dalam cerita asal usul nama pancoran
Dongeng 3D Nusantara



Dalam cerita asal usul nama Pancoran Raja memiliki 3
orang anak yaitu, Suta, Gerinda, dan Jaya. Raja yang bijaksana tidak ingin
anaknya berebut takhta, maka ia meminta anaknya untuk berkelana. Siapa yang mendapatkan
tongkat, dialah yang akan meneruskan takhta kerajaan.

 

 

Detail Buku Dongeng 3D Nusantara Pancuran Pangeran

 

 

Judul                : Pancuran
Pangeran

Penulis             : Lilis Hu

Penerbit          : Bhuana Ilmu
Populer

Tanggal Rilis   : 19 Desember
2016

Media Baca     : Gramedia Digital

Jumlah Halaman : 42 Halaman

Harga              : Rp44.000

 

 

Sinopsis Buku Anak SD Dongeng 3D Nusantara Pancuran
Pangeran

 

 

Baginda Raja mengadakan sayembara

Untuk menentukan putra pewaris takhta Ketiga pangeran diharuskan
mengembara Siapakah yang berhak menjadi putra mahkota?

 

The King embraces a great
contest to inspire To conclude which son should inherit his throne A journey
for three princes the quest doth require For whom shall be crowned triumphantly
alone?

 

 

Review Buku Anak Dongeng 3D Nusantara Pancuran
Pangeran

Dongeng Pancuran Pangeran, mengisahkan kerajaan yang
letaknya ada di antara Bogor dan Jakarta. Mengisahkan cerita seorang Raja yang
memiliki tiga putra. Raja yang bijaksana ini tidak ingin nantinya  putranya berebut takhta. Karena ketiga
putranya tersebut tidak hanya rupawan, tetapi juga cerdas dan tangkas.

 

Berhari-hari Raja berpikir
dan merenung

Menemukan cara menentukan
putra mahkota

Agar tidak terjadi iri hati
dan bertarung

Di antara saudara ketika Raja
turun takhta

(Halaman 6)

 

Raja akhirnya memilih ide dari penasihatnya, di mana
ia akan mengadakan sayembara untuk ketiga putranya. Sayembara tersebut
mengharuskan, ketiga putranya mengelana. Siapa yang lebih dulu sampai istana,
dan terlihat mata membawa tongkat sakti. Dialah nantinya yang akan jadi putra
mahkota, sebagai penerus Raja yang turun takhta.

 

cerita fiksi asal usul nama pancoran berasal dari daerah mengapa pangeran jaya termasuk tokoh sikap seperti apa yang dapat diteladani dari cerita asal usul nama pancoran dalam cerita asal usul nama pancoran raja memiliki 3 orang anak yaitu sifat pangeran suta sebutkan tokoh tokoh yang terdapat dalam cerita asal usul nama pancoran
dalam cerita asal usul nama pancoran raja memiliki 3 orang anak yaitu



Perintah sudah dibuat, maka berangkatlah ketiga
putranya untuk mengembara. Perjalanan yang mereka bertiga tempuh, tidak
menunggang kuda, melainkan jalan kaki. Mereka berjalan menanjak, menurun,
tertatih dan letih. Tetapi ketiganya tidak lantas berhenti, mereka terus
berjalan dalam pengembaraan.Matahari padahal bersinar dengan panas.

Di saat matahari sedang terik-teriknya tersebut,
mereka menemukan sebuah pancuran yang menawan, dengan air yang luar biasa
sejuknya dan pemandangan yang memanjakan mata.

 

Pangeran Suta dan Pangeran Gerinda segera saja
melompat mandi di pancuran. Mereka berbahagia, karena akhirnya keringat yang
mengucur deras terbasuh dengan air pancuran sehingga menyegarkan. Kedua
pangeran tersebut mandi dan minum air dari danau tersebut. Tanpa minta izin
kepada kakek penunggu danau. Apa yang terjadi setelahnya?

 

Pangeran Jaya yang melihat kedua saudaranya
tersebut, amat terkejut. Apa yang harus dilakukannya, untuk menyelamatkan kedua
adiknya. Setelah dicari tahu, karena bingung. Pangeran Jaya melihat ada
kakek  yang sedang bertapa dengan
khusyuk. Pangeran Jaya lantas memohon kepada sang kakek yang menunggu pancuran,
untuk menyelamatkan saudaranya.

 

Kakek tersebut meminta syarat, pangeran Jaya harus
meminum air danau sampai habis, barulah saudaranya akan selamat. Tidak punya
pilihan Pangeran Jaya menurut, kakek yang melihat jadi merasakan kasihan dan
iba. Akhirnya ia memebrikan maaf dan hukuman kepada kedua saudaranya dilepaskan.
Piuh … lega.

 

Bagaimana kisah selanjutnya? Sang kakek memberikan
tongkat sakti kepada mereka bertiga, siapa yang dapat mencabut dari tanah. Maka
dialah pemiliknya. Pangeran Suta, Gerinda, atau Jaya yang akan jadi pemilknya?
Dengan apa mereka berusaha mencabut tongkat tersebut nantinya? Dan bagaimana
Raja serta rakyat menantikan kedatangan mereka? Siapa yang akan jadi penerus
Raja selanjutnya?

 

Jawabannya ada dalam review buku Pancuran Pangeran
Dongeng 3D Nusantara, yang diterbitkan oleh Penerbit BIP. Penasaran? Yuk baca
bukunya. Karena bukunya juga dilengkapi dua bahasa, ada English dan Indonesia.
Selain belajar mengenal dongeng Nusantara, juga bisa belajar bahasa Inggris.


cerita fiksi asal usul nama pancoran berasal dari daerah mengapa pangeran jaya termasuk tokoh sikap seperti apa yang dapat diteladani dari cerita asal usul nama pancoran dalam cerita asal usul nama pancoran raja memiliki 3 orang anak yaitu sifat pangeran suta sebutkan tokoh tokoh yang terdapat dalam cerita asal usul nama pancoran
uku Anak Pancuran Pangeran 



 

Sebelumnya saya juga sudah menulis dongeng Rara Jonggrang, siapa tahu penasaran mau baca reviewnya sebelum beli bukunya.
Selamat membaca, enjoy!

 

 

Pelajaran yang Dapat Diambil dari Buku Anak PDF
Dongeng Pangeran Pancuran

 

  • Di manapun tempatnya kita berada, jika mendatangi suatu tempat.
    Sebaiknya mengucapkan salam, atau meminta izin sebelumnya. Karena kalau main
    nyelonong, pemilik sebenarnya tidak akan suka dan bisa jadi ada hal-hal tidak
    terduga nantinya
  • Menyelamatkan atau membantu saudara yang sedang mengalami musibah,
    adalah sebuah keharusan. Karena Allah menyukai, orang yang ringan tangan
    membantu saudaranya
  • Membaca buku ini, membuat kita belajar mengenali sejarah dari daerah
    lainnya dan bisa diceritakan ulang kepada orang lain

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *