Sosialisasi Pemilu 2019 Basis Perempuan di Kebonagung Ngampel
Sosialisasi
Pemilu 2019 Basis Perempuan di Kebonagung Ngampel – Sesuai dengan
program relawan demokrasi, yang diharapkan mampu menumbuhkan kembali kesadaran
positif pentingnya pemilu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada tanggal
3 Februari 2019, saya meliput acara sosialisasi, yang digelar oleh basis
perempuan yang beranggotakan 6 orang perempuan hebat.
Pemilu 2019 Basis Perempuan di Kebonagung Ngampel – Sesuai dengan
program relawan demokrasi, yang diharapkan mampu menumbuhkan kembali kesadaran
positif pentingnya pemilu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada tanggal
3 Februari 2019, saya meliput acara sosialisasi, yang digelar oleh basis
perempuan yang beranggotakan 6 orang perempuan hebat.
Alhamdulillah atas izin Allah cuaca hari
itu meski mendung, tetapi cerah. Sehingga sosialisasi pemilu 2019, dapat
berjalan sesuai dengan rencana bertempat di Balai Desa Kebongagung Ngampel.
itu meski mendung, tetapi cerah. Sehingga sosialisasi pemilu 2019, dapat
berjalan sesuai dengan rencana bertempat di Balai Desa Kebongagung Ngampel.
Setelah sambutan dan pembukaan, acara
pengajian rutin Fatayat NU Desa Ngampel tersebut, relawan demokrasi basis
perempuan menyosialisasikan pemilu. Diawali pemaparan oleh bapak Catur dari KPU
Kabupaten Kendal.
pengajian rutin Fatayat NU Desa Ngampel tersebut, relawan demokrasi basis
perempuan menyosialisasikan pemilu. Diawali pemaparan oleh bapak Catur dari KPU
Kabupaten Kendal.
5 Surat Suara Yang
Harus Dicoblos
Harus Dicoblos
Pemilu tahun 2019 ini sangat berbeda,
mengapa? Karena akan ada 5 surat suara yang harus kita coblos. Sebagai pembeda,
agar kita tidak bingung adalah surat suaranya memiliki warna yang berbeda.
Aturan pemilihan warna ini, sudah diputuskan oleh KPU Republik Indonesia,
sesuai dengan nomor 1944/PL.02-Kpt/01/KPU/XII/2018
tentang desain surat suara dan desain alat bantu coblos (template) bagi pemilih tunanetra pada Pemilu Tahun 2019.
mengapa? Karena akan ada 5 surat suara yang harus kita coblos. Sebagai pembeda,
agar kita tidak bingung adalah surat suaranya memiliki warna yang berbeda.
Aturan pemilihan warna ini, sudah diputuskan oleh KPU Republik Indonesia,
sesuai dengan nomor 1944/PL.02-Kpt/01/KPU/XII/2018
tentang desain surat suara dan desain alat bantu coblos (template) bagi pemilih tunanetra pada Pemilu Tahun 2019.
5 surat suara tersebut, dibedakan
warnanya agar mempermudah masyarakat Indonesia dalam memilih, begitu ungkap
Bapak Catur dan dibantu oleh relawan demokrasi menunjukan alat peraganya.
warnanya agar mempermudah masyarakat Indonesia dalam memilih, begitu ungkap
Bapak Catur dan dibantu oleh relawan demokrasi menunjukan alat peraganya.
1. Abu-abu untuk
surat suara Presiden dan Wapres
surat suara Presiden dan Wapres
2. Kuning, untuk
surat suara DPR RI
surat suara DPR RI
3. Merah, untuk
surat suara DPD RI
surat suara DPD RI
4. Biru, untuk
surat suara DPRD Provinsi
surat suara DPRD Provinsi
5. Hijau, untuk
surat suara DPRD Kabuaten / Kota
surat suara DPRD Kabuaten / Kota
Setelah penyampaian, sosialisasi pemilu
2019 dari KPU Kabupaten Kendal dan relawan demokrasi basis perempuan, ada juga
sesi tanya jawabnya yang berlangsung sangat meriah. Beberapa pertanyaan
seputar, jika tidak berada di rumah dan sedang melakukan perjalanan apakah bisa
mencoblos di tempat lain. Bagaimana yang tinggal di luar negeri, karena
kebanyakan ada yang menjadi tenaga kerja di luar. Bapak Catur menyampaikan
dengan ramah, dan relawan demokrasi juga membagikan souvenir sebagai tanda
terima kasih.
2019 dari KPU Kabupaten Kendal dan relawan demokrasi basis perempuan, ada juga
sesi tanya jawabnya yang berlangsung sangat meriah. Beberapa pertanyaan
seputar, jika tidak berada di rumah dan sedang melakukan perjalanan apakah bisa
mencoblos di tempat lain. Bagaimana yang tinggal di luar negeri, karena
kebanyakan ada yang menjadi tenaga kerja di luar. Bapak Catur menyampaikan
dengan ramah, dan relawan demokrasi juga membagikan souvenir sebagai tanda
terima kasih.
Ingat 17 April
2019 Pemilu Serentak
2019 Pemilu Serentak
Semoga pemilu serentak pada 17 April
2019 mendatang, dapat berjalan sesuai rencana dan dilancarkan. Tanpa hoax,
tanpa politik uang dan tanpa politik sara. Terima kasih basis perempuan, Mba
Rizqi, Hudiyanti, Eliana, Ustadiyah, Wahyuningsih, dan Mba Asmaul atas
kerjasamanya. Semoga masyarakat banyak yang terbuka hatinya, untuk menggunakan
hak pilihnya dengan bijaksana dan bertanggung jawab. Semoga relawan demokrasi
tetap istiqomah, dalam menjaga amanahnya. Salam.
2019 mendatang, dapat berjalan sesuai rencana dan dilancarkan. Tanpa hoax,
tanpa politik uang dan tanpa politik sara. Terima kasih basis perempuan, Mba
Rizqi, Hudiyanti, Eliana, Ustadiyah, Wahyuningsih, dan Mba Asmaul atas
kerjasamanya. Semoga masyarakat banyak yang terbuka hatinya, untuk menggunakan
hak pilihnya dengan bijaksana dan bertanggung jawab. Semoga relawan demokrasi
tetap istiqomah, dalam menjaga amanahnya. Salam.



