Ekrut Cara Baru Cari Kerja Berbasis Digital
Ekrut Cara
Baru Cari Kerja Berbasis Digital – Indonesia sudah memasuki Revolusi Industri 4.0,
di mana segala tempat bisa dikendalikan melalui jaringan internet dan perangkat
gawai yang saling terhubung. Akibat langsung yang bisa dirasakan dari era ini
sangat besar. Teknologi yang berbasis digital ini dipakai oleh masyarakat dalam
kehidupan sehari-hari.
Misalnya nih, orang-orang yang dulu jualannya di
toko sekarang bisa jualan online dari rumah. Anak-anak yang dulu berangkat
sekolah setiap hari, karena pendemi sekarang bisa belajar daring dari rumah.
Pun orang-orang bekerja jaman sekarang nggak perlu ngantor, bisa dikerjakan
dari mana saja asal ada jaringan internet yang memadai.
Sementara pemerintah sudah sangat sigap memersiapkan
era transformasi digital seperti saat ini. Dengan dukungan menyediakan
infrastruktur seperti listrik, program internet masuk desa, pengembangan sumber
daya manusianya, baik melalui pelatihan yang diberikan oleh pemerintah ataupun
swasta.
Menurut data yang telah dirilis dari ESDM,
peningkatan pencapaian rasio yang dialiri lisrik setiap daerah di Indonesia
sudah berkembang sangat pesat. Walaupun di tengah kendala yang dihadapi di
lapangan, tetapi Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), terus
berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan listrik demi mewujudkan energi yang
berkeadilan di seluruh wilayah Indonesia. Terutama untuk menerangi wilayah
timur Nusantara.
Sementara untuk rasio pembangunan jaringan internet
pada tahun 2018, masih didominasi Jawa (58,08%), Maluku-Papua (2,49%), dan
penertrasi internet terbesar diperkotaan (72,41%) dibanding dengan pedesaan
(48,25%). Pemerintah melalui Kominfo sudah membangun jaringan internet
Nusantara, yang dinamai dengan Palapa Ring. Palapa Ring ini diharapkan bisa
membuat akses internet meluas, dan biaya internet maupun telekomunikasi menjadi
lebih rendah. Dengan demikian harinya Palapa Ring akan mampu membuat kawasan 3T
(Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) menjadi terhubung.
Perkembangan Transformasi
Berbasis Digital
Dari penelitian yang dihasilkan oleh Gaertne dan Smith (2001), yang dimaksud dengan ekosistem digital ialah suatu
kelompok aktor yang saling tergantung. Baik dari perusahaan maupun orang-orang,
dan berbagai platform digital terstandarisasi untuk tujuan yang saling menguntungkan.
Contohnya keuntungan komersial, inovasi, kolaborasi, dan berbagi profit
bersama. Ekosistem digital ini memungkinkan penggunanya untuk saling
berinteraksi, seperti penjual dan pembeli, mitra dengan industri, bahkan dengan
pesaingnya. Hal ini menawarkan peningkatan akses pasar yang jauh lebih cepat,
pertumbuhan produktivitanya juga jauh lebih besar. Lihat saya sekarang
perkembangan digital sudah mulai mewabah, dari startup digital, e-ccommerce,
fintech, jasa (on-demand service),
logistik, dan masih banyak yang lainnya.
Dikutip dari Robehmed, startup merupakan usaha
bisnis baru yang bertujuan untuk mengembangkan model bisnis, yang layak untuk
kebutuhan pasar. Titik awal munculnya startup di Indonesia pertama kali oleh Tokopedia,
yang mendapatkan suntikan dana dari East Ventures disusul dengan bermunculnya
startup lain seperti Gojek, Traveloka, Bukalapak, dan lain sebagainya. Data
dari Bekraf sendiri melaporkan, pada tahun 2018 di Indonesia jumlah startup aik
menjadi 1807, yang mana membuat Indonesia menjadi negara startup terbanyak di
ASEAN dan mendapatkan peringkat nomer enam di dunia.
Dari startup munculah Digital valley, kemduian ada
coworking space, yang menjadi sarana bertkumpul dan bertumbuh orang-orang
kreatif yang mayoritasnya anak muda. Mereka berlomba-lomba untuk memanfaatkan
teknologi digital, guna membangun Indonesia dan memecahkan berbagai persoalan
yang ada di masyarakat. Baik sosial, ekonomi, pendidikan, dan lain sebagainya. Anthony
Kusuma dan Steven Suliawan, merupakan dua pemuda yang turut andil menciptakan Digital Talent Requitment, bernama Ekrut. Perusahaan teknologi di Indonesia yang berbasis rekrutmen
sumber daya manusia atau human resource
(HR).
Kenalan dengan EKRUT Yuk!
Cara Baru Cari Kerja
Apa pun yang anda pikirkan,
betapa pun sulitnya keadaan kini. Betapa pun tingginya angka pengangguran dan
inflasi. Anda harus mendapatkan pekerjaan yang anda impikan.
– Charles-Albert Poissan –
Ada tiga golongan orang yang belum mendapatkan
pekerjaan. Pertama, mereka yang kurang tahu/belum tahu cara melamar/mencari
pekerjaan. Kedua, mereka yang kurang banyak/belum banyak melamar/mencari
pekerjaan. Ketiga, mereka yang kurang mau/belum mau mencari pekerjaan dengan
alasan tertentu.
Manusia adalah makhluk yang Tuhan ciptakan paling
unggul dan kualitasnya tak tertandingi. Fakta yang mengungkap hal tersebut,
banyak ditemukan dalam kitab suci seluruh umat beragama. Sepakat?
Contohnya seperti dalam QS. At-Tin:4, “Sungguh kami telah menciptakan manusia
dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” Ya, Allah menciptakan manusia dengan
tubuh yang tegak, sehingga dapat memakan makanannya dengan tangan, dan Allah
juga menciptakan manusia dengan kemampuan memahami, berbicara, mengatur, dan
berbuat bijak sehingga memungkinkan dirinya menjadi khalifah di muka bumi.
Maka anggapan cari kerja itu sulit ataupun mudah, tergantung
dengan pikiran dan dalam hati bagaimana ia tumbuh. Kalau kamu bilang sulit, ya
tumbuhlah sulit dengan subur. Demikian sebaliknya, kalau kamu mengizinkan
pikiran bilang mudah berarti ia akan tumbuh dengan mudah. Sebab itu mulailah
dengan percaya diri, bahwa mendapatkan pekerjaan itu mudah sesuai dengan apa
yang diidamkan. Pernah dengar pepatah menanam ilalang akan tumbuh ilalang? Atau
menanam padi ya akan tumbuh padi. Sesederhana itulah pola kerja rahasia
kehidupan, yang sudah bukan menjadi rahasia lagi.
Di sinilah mengapa Ekrut hadir, untuk mereka
pencari kerja yang sedang berproses
untuk menjadi sukses. Ekrut merupakan talent marketplace yang mengurasi
proses perekrutan karyawan jadi lebih efisien. Ekrut ibarat makcomblang, yang
sedang mencarikan kita pasangan. Kita mendaftar sebagai talenta, pihak Ekrut
yang akan mencocokan talenta dengan kebutuhan perusahaan.
Keuntungan yang Dimiliki
Talent Marketplace
Lantas apa perbedaan marketplace dengan talent
marketplace? Kalo marketplace seperti
pasar konvensional. Banyak penjual menjajakan produknya, sehingga para pembeli
yang membutuhkan bisa langsung mendapatkan produk tersebut. Nah talent marketplace, talent berperan
seakan-akan ia sebagai produk, dan employer
sedang mencari kandidat adalah pembeli. Terus kelebihan talent marketplace apa dong?
Talent nggak perlu kirim CV
Ke sana-Ke mari
Inilah perbedaan yang paling kentara, menggunakan
Ekrut anda tidak perlu lagi mengirim CV berkali-kali dan ke sana-ke mari. Kalau
sudah melalui proses verifikasi, artinya talent sudah lolos masuk ke
marketplace yang tersedia. Tipsnya, poles resume secantik mungkin agar mampu
memikat employer
Hemat Waktu dengan Ekrut
Talent marketplace akan menyaring talent, sesuai
dengan kriteria yang diinginkan employer. Layaknya mesin pencari, yang langsung
menyaring informasi sesuai dengan kata kunci. Misalnya anda mendaftar Pekerjaan
Programmer, maka sistem akan mengkurasi talent yang mendaftar pekerjaan
programmer, untuk diberikan kepada employer. Hemat waktu, dan tenaga bukan kala
sudah canggih begini?
Update Resume dan Tips
Interview oleh Tim Profesional
Talent marketplace akan membantu talent, dalam melakukan
proses mengisi dan membuat resume agar terlihat lebih profesional agar
kesempatan diterima employer lebih besar. Tidak hanya itu, tim internal akan
memberikan tips maupun saran seputar wawancara, agar anda tidak bingung dan
nervous. Talent pun jadi lebih percaya diri.
Employer Menerima sesuai
dengan Preferensi
Karena Ekrut berpusat pada talent di bidang
teknologi informasi, maka akan jauh lebih mudah employer menemukan kriteria
sesuai bidang yang diinginkan. Mereka juga langsung tepat sasaran, menghubungi
talent untuk melakukan jadwal wawancara.
Tim Profesional Ekrut selalu
Siap Sedia
Talent, dan employer akan terus didampingi oleh tim
profesional dari Ekrut. Baik itu dengan tatap muka, atau langsung via telepon.
Tim juga akan membantu talent, mempresentasikan perusahaan yang dikelola oleh
employer.
Jadi gimana? Cara cari kerja Indonesia mudah bukan? Apalagi untuk minta naik gaji? Bisa banget, asal …
pekerjaanmu bisa diselesaikan dengan baik.



