Resensi Novel Rinduku Sederas Hujan Sore Itu
Resensi Novel
Rinduku Sederas Hujan Sore Itu – Sederas Hujan Sore Itu merupakan buku yang memuat dua puluh sembilan tulisan.
Dengan sampul yang cantik ditambah lukisan yang ada di dalamnya.
![]() |
| review buku rinduku sederas hujan sore itu |
Lukisan
tersebut adalah karya dari istrinya bang Khairen. Cantik dan manis, membuat
penggambaran hujan dan hal yang manis namun kadang menyakitkan jadi terasa.
Kisah yang
dituangkan di buku ini ada beragam. Ada kisah yang mengharukan sekaligus
membuat sedih. Menggunakan sudut pandang seekor kucing kampung.
Sedih, padahal
sebelumnya ia bercerita kalau ia sering bertengkar dengan kembarannya. Tanpa ia
tahu satu persatu anggota keluarganya menghilang.
Ia melakukan
pencarian hingga kemudian ia mengetahui kenyataan bahwa bregedew sudah tak ada.
Sedih karena keinginannya untuk kembali ke surga adalah ingin bereinkarnasi
menjadi manusia.
Terus, ada
juga cerita pasangan suami istri yang lucu. Berawal dari keinginan membeli ayam
goreng tepung. Menggunakan sepeda motor berkeliling bersama bayi yang digendong
istrinya.
![]() |
| buku rinduku sederas hujan sore itu |
Sang suami
yang tengah mengendarai motor akhirnya melihat ada polisi. Yang tak lama
kemudian membuatnya ditilang. Uang yang tadinya dibuat beli ayam goreng tepung
justru berbalik jadi untuk membayar denda.
Ada juga kisah
Saiful, yang sedang bersedih dan mengingat saat keluarganya pergi selamanya
akibat bencana alam. Ia mengingat jasad ayahnya ditemukan di reruntuhan pasar
Pariaman.
Di mata
Saiful, sang ayah ini merupakan sosok yang sangat bertanggung jawab pada
keluarganya. Pekerja keras yang senantiasa berusaha memenuhi kebutuhan anak
istrinya.
Ia mengalami
halusinasi dengan melihat sosok Ayah dan Ibunya yang mengenakan pakaian putih.
Ayahnya bertutur bahwa di Surga itu indah. Sang Ayah berkata kalau ia bertemu
dengan banyak pahlawan yang berjasa bagi Indonesia.
Ada kutipan
yang menarik, “Ketahuilah, dari 1347, ketika Raja Adityawarman memimpin
tanah Minangkabau dulu hingga 2009, selama 662 tahun, selama itu pula
Minangkabau hanya memberi kepada Indonesia, tidak pernah menerima. Yang kita
dapat hanyalah cap pemberontak.”
![]() |
| rinduku sederas hujan sore itu |
Setelah itu
suara ayahnya tenggelam dan sosoknya menghilang dari lamunan Saiful. Dan ia
mulai berjalan kembali dan menatap pembangunan kota yang mulai tumbuh kembali.
Detail Novel
Rinduku Sederas Hujan Sore Itu
- Judul buku :
Rinduku Sederas Hujan Sore Itu - Penulis : JS.
Khairen - Penerbit :
Noura Publishing - Terbit :
Cetakan pertama, 2019 - Genre :
kumpulan cerpen dan puisi romantis - Bisa dibeli di
Gramedia.com - Harga buku :
Rp 75.000
Sinopsis Novel Rinduku Sederas Hujan Sore Itu :
Hujan adalah
janji setia langit kepada bumi. Yang pasti datang, tanpa payah menunggu. Kita
terjebak di hujan yang sama, namun tak bisa saling bicara. Membuatku terus
menunggumu memutar badan dan melempar senyum kepadaku.
Aneka rasa
tumpah dari langit. Cemas dan rindu tanpa bisa kucegah. Rasa yang begitu besar,
yang melenyapkan rasa lainnya.
Jarak kita tak
jauh. Namun tak bisa bertatapan, apalagi berbicara. Rinduku sederas hujan sore
itu.
.jpg)
.jpg)
.jpg)