{"id":496,"date":"2024-08-18T17:55:00","date_gmt":"2024-08-18T17:55:00","guid":{"rendered":"https:\/\/bloggerkendal.com\/?p=496"},"modified":"2026-04-30T05:00:26","modified_gmt":"2026-04-30T05:00:26","slug":"dewi-kesehatan-di-ntt-itu-bernama-theresia-dwiaudina-sari-putri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bloggerkendal.com\/?p=496","title":{"rendered":"Dewi Kesehatan di NTT Itu Bernama Theresia Dwiaudina Sari Putri"},"content":{"rendered":"<p align=\"justify\" class=\"p\" style=\"margin-left: 0,0000pt;text-align: justify;text-indent: 0,0000pt\"><b>Dewi Kesehatan di NTT Itu Bernama Theresia Dwiaudina Sari Putri <\/b><b><span><span style=\"font-family: Times New Roman\">&#8211;<\/span><\/span><\/b>Siapa pun pasti punya impian untuk bisa bekerja dan mendapat gaji dengan layak. Apalagi setelah lulus dari pendidikan kuliah. Tentunya selain idealisme yang tinggi juga harapan untuk memiliki pendapatan yang bisa memenuhi setiap kebutuhan baik diri sendiri maupun orangtua.<\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"p\" style=\"margin-left: 0,0000pt;text-align: justify;text-indent: 0,0000pt\"><\/p>\n<table align=\"center\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" class=\"tr-caption-container\" style=\"margin-left: auto;margin-right: auto\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center\"><a href=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEjccclbdfOohUHUiADGKvloHqy87MkzqLQaRlJMftjBch9ma77JH0sHJYRoYnso1OrpbNcMFQ3t2Cs3q6lgxjnTB0H3Bv1r_mv67iSQF0C60YaV0c4t98EBOZ6cM6ZB6bHQeayijc5T2Wf6V5x3nOHCFT0AjO0AiLo4NRWB0MmVo6DpTEnTRqtpX4g9LjlS\/w258-h400\/Dewi%20Kesehatan%20di%20NTT%20Itu%20Bernama%20Theresia%20Dwiaudina%20Sari%20Putri.JPG\" style=\"margin-left: auto;margin-right: auto\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Dewi Kesehatan di NTT Itu Bernama Theresia Dwiaudina Sari Putri\" border=\"0\" data-original-height=\"795\" data-original-width=\"512\" height=\"400\" src=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEjccclbdfOohUHUiADGKvloHqy87MkzqLQaRlJMftjBch9ma77JH0sHJYRoYnso1OrpbNcMFQ3t2Cs3q6lgxjnTB0H3Bv1r_mv67iSQF0C60YaV0c4t98EBOZ6cM6ZB6bHQeayijc5T2Wf6V5x3nOHCFT0AjO0AiLo4NRWB0MmVo6DpTEnTRqtpX4g9LjlS\/w258-h400\/Dewi%20Kesehatan%20di%20NTT%20Itu%20Bernama%20Theresia%20Dwiaudina%20Sari%20Putri.JPG\" title=\"Dewi Kesehatan di NTT Itu Bernama Theresia Dwiaudina Sari Putri\" width=\"258\" \/><\/a><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td class=\"tr-caption\" style=\"text-align: center\">instagram.com\/dwiaudn_<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"p\" style=\"margin-left: 0,0000pt;text-align: justify;text-indent: 0,0000pt\"><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span dir=\"LTR\">Namun, bagaimana jika diantara idealisme dan harapan yang tinggi, bergelimang rangkaian kegelisahan akan kesehatan penduduk di desa terpencil?<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span dir=\"LTR\">Jangan ditanya, ah memang ada desa terpencil? Karena saat ini, ada satu desa yang baru saja membuka diri dan berbenah dari kondisi terisolasi. Namanya desa Uzouzo yang berada di kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span dir=\"LTR\">Perjalanan untuk menuju Desa Uzouzo yang berada di dusun Ndetuwaru ini cukup menantang. Pasalnya, akses menuju desa pada tahun 2018 silam, masih harus melintasi jembatan yang hanya kuat untuk menahan satu beban sepeda motor.<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span dir=\"LTR\">Setelah melewati jembatan, jangan dibayangkan jalanan menuju desa yang landai dan bagus. Sebab, jalanan desa masih berupa tanah dan bebatuan yang medannya cukup sulit. Apalagi jika ditambah cuaca hujan, jalanan pasti licin.<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span dir=\"LTR\">Di sinilah terdapat satu kisah inspiratif yang bisa membuka mata bagi siapa saja yang sedang galau mempertanyakan apakah harus lanjut meraih profesi impian atau berhenti sampai di sini?<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span dir=\"LTR\">Sebelum berhenti, coba baca kisah ini.<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">\n<h3><b><span dir=\"LTR\">Berjuang Demi Kesehatan Masyarakat NTT<\/span><\/b><\/h3>\n<p><b><span dir=\"LTR\"><span><!--more--><\/span><\/span><\/b><b><\/b><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span dir=\"LTR\">Saya memang sedang mengingat kisah perjalanan seorang pejuang kesehatan yang tidak kalah inspiratif dari bunda Teresa. Namanya memang merupakan doa dari kedua orangtuanya, Theresia Dwiaudina Sari Putri.<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span dir=\"LTR\">Seperti bunda Teresa yang sangat peduli dengan masyarakat di tempat ia tinggal yaitu kabupaten Ende. Kepedulian seorang Theresia seusai menempuh pendidikan di Sekolah Kesehatan, bukan sekadar menemani seseorang yang patah hati agar tidak kesepian. <\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span dir=\"LTR\">Tapi, lebih dari itu. Di bawah cuaca gerimis setelah menempuh perjalanan jauh dari seberang jembatan. Melewati jalanan licin yang ekstrim pada pukul tiga dini hari. Ia mengajak seorang Ibu duduk di bawah pohon pinggir jalan. Musabab Ibu itu harus melahirkan anaknya segera.<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span dir=\"LTR\">Namanya melahirkan memang tidak bisa ditunda. Bukan perkara mudah karena berhubungan dengan nyawa. Sementara puskesmas masih jauh jaraknya dari desa Uzouzo ini. Tak peduli malam masih pekat ditambah gerimis dan udara yang lembab serta dingin. Proses melahirkan harus dilakukan saat itu juga.<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span dir=\"LTR\">Anaknya perempuan, sang Ibu dan warga yang mengantarnya terharu. Tapi pertanyaannya siapa yang membantu si Ibu melahirkan anaknya dengan selamat? <\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span dir=\"LTR\">Dialah Theresia, seorang kelulusan Sekolah Kesehatan yang baru saja bekerja sebagai bidan di desa Uzouzo. Dialah bidan pertama di desa tersebut. <\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span dir=\"LTR\">Meskipun Ia berasal dari desa Kekandere, tapi karena keengganan tenaga kesehatan lainnya untuk bekerja sebagai bidan di desa Uzouzo. Akhirnya, keraguan Theresia menguap dan keyakinannya untuk membantu masyarakat yang tinggal di Desa Uzouzo semakin mantap.<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify\"><b><span dir=\"LTR\">Bidan Siaga Siap Pergi Kemana Saja Demi Ibu Hamil<\/span><\/b><\/h4>\n<div><b><span dir=\"LTR\"><br \/><\/span><\/b><\/div>\n<div><b><\/p>\n<table align=\"center\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" class=\"tr-caption-container\" style=\"margin-left: auto;margin-right: auto\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center\"><a href=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEhBuVW6IkwEzKZ29l7OxJks9Fag8YVduGDAfi7bRXkokwsqIBdxDQntBxsZ9-H4Rw2MNopWkg67HEYP_86l_AssLtm65DKwvGX7CsUm8yMpChAUSSGGMI3Y4vUAzpTXfQMhhqnW6d6cNjj_M-U7Xb3h_rj3yRjHhxlwsD9uDo51IuT0-vHgIZ96n0Kebur_\/s316\/Theresia%20Dwiaudina%20Sari%20Putri.JPG\" style=\"margin-left: auto;margin-right: auto\"><b><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Dewi Kesehatan di NTT Itu Bernama Theresia Dwiaudina Sari Putri\" border=\"0\" data-original-height=\"316\" data-original-width=\"238\" height=\"400\" src=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEhBuVW6IkwEzKZ29l7OxJks9Fag8YVduGDAfi7bRXkokwsqIBdxDQntBxsZ9-H4Rw2MNopWkg67HEYP_86l_AssLtm65DKwvGX7CsUm8yMpChAUSSGGMI3Y4vUAzpTXfQMhhqnW6d6cNjj_M-U7Xb3h_rj3yRjHhxlwsD9uDo51IuT0-vHgIZ96n0Kebur_\/w301-h400\/Theresia%20Dwiaudina%20Sari%20Putri.JPG\" title=\"Dewi Kesehatan di NTT Itu Bernama Theresia Dwiaudina Sari Putri\" width=\"301\" \/><\/b><\/a><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td class=\"tr-caption\" style=\"text-align: center\">Dewi Kesehatan di NTT Itu Bernama Theresia Dwiaudina Sari Putri<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><span dir=\"LTR\"><br \/><\/span><\/b><\/div>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><b>&nbsp;<\/b><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span dir=\"LTR\">Berurusan dengan dua nyawa sekaligus tidak menjadikan Theresia mundur. Justru, hatinya akan terasa sedih jika penduduk desa harus menempuh jarak yang jauh demi membantu persalinan atau Ibu hamil yang butuh pertolongan.<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span dir=\"LTR\">Tidak jarang ia harus berjalan kaki demi mencapai ke satu rumah yang memang tidak bisa diakses dengan kendaraan sepeda motor. Semua dilakukan demi satu tujuan, menyelamatkan dua nyawa yang membutuhkan pertolongannya.<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span dir=\"LTR\">Sewaktu masih baru menjabat sebagai bidan pertama di desa Uzouzo, Theresia Dwiaudina tidak mendapat pendukung alat kesehatan yang mumpuni. Tak jarang ia pun harus menggunakan peralatan seadanya itu demi memberi bantuan pada Ibu-ibu yang hendak melahirkan.<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span dir=\"LTR\">Sebenarnya, bisa saja para Ibu ini melahirkan di Pos Kesehatan Desa. Tapi, mitos dan kepercayaan warga di desa Uzouzo masih cukup tinggi. Mereka lebih mempercayai dukun untuk membantu mereka dibanding berangkat ke Pos Kesehatan. <\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">\n<blockquote><p><span dir=\"LTR\">Itulah kenapa Theresia Dwiaudina tak gentar dan menjemput bola ke rumah warga yang membutuhkan. \u201cIni demi keselamatan sang Ibu dan bayinya\u201d, katanya saat diwawancarai oleh seorang wartawan.<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify\"><b><span dir=\"LTR\">Kerja Keras Gaji 12 Juta Setahun Akhirnya Terlihat<\/span><\/b><\/h4>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span dir=\"LTR\">Siapa yang bisa mengira sudah 7 tahun sejak Theresia pertama menjabat sebagai bidan desa. Semua jerih payahnya terbayar sudah dengan tingkat kematian Ibu dan bayi yang mencapai angka nol dan rasa sakit pasca melahirkan juga menurun dan teratasi dengan baik.<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span dir=\"LTR\">Tak hanya itu, kesehatan masyarakat di Desa Uzouzo juga mengalami peningkatan. Ia benar-benar bagaikan sosok bunda Teresa dalam memberi perhatian dan bantuan. Tidak pilih-pilih juga tidak setengah-setengah.<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span dir=\"LTR\">Inilah pencapaian seorang bidan di desa terpencil yang gajinya hanya 12 juta setahun.<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"margin-left: 36,0000pt;text-align: justify;text-indent: -18,0000pt\"><!--[if !supportLists]-->\u25cf&nbsp;<!--[endif]--><span dir=\"LTR\">Pencegahan Stunting<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span dir=\"LTR\">Gizi buruk yang saat itu masih tinggi saat ini sudah menurun. Semua dari hasil pengadaan posyandu sekaligus edukasi kesehatan bagi anak untuk para Ibu. Selain itu di Posyandu tersebut menjadi tempat penyaluran makanan tambahan bagi anak penderita gizi buruk.<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"margin-left: 36,0000pt;text-align: justify;text-indent: -18,0000pt\"><!--[if !supportLists]-->\u25cf&nbsp;<!--[endif]--><span dir=\"LTR\">Vaksin Merata<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span dir=\"LTR\">Setiap anak di desa Uzouzo saat ini sudah bisa mendapat fasilitas kesehatan seperti pemberian vitamin dan vaksin. Anak-anak di desa Uzouzo juga bayi yang baru lahir sudah bisa mendapat imunisasi lengkap sesuai standar.<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"margin-left: 36,0000pt;text-align: justify;text-indent: -18,0000pt\"><!--[if !supportLists]-->\u25cf&nbsp;<!--[endif]--><span dir=\"LTR\">Edukasi Keluarga Berencana<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span dir=\"LTR\">Edukasi ini tidak hanya meliputi pemasangan KB dan programnya. Tapi juga pemahaman terkait kesehatan Ibu, pengasuhan anak dan ekonomi keluarga.<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"margin-left: 36,0000pt;text-align: justify;text-indent: -18,0000pt\"><!--[if !supportLists]-->\u25cf&nbsp;<!--[endif]--><span dir=\"LTR\">Edukasi Kesehatan<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span dir=\"LTR\">Ini terkait dengan sanitasi rumah tangga yang rupanya tidak banyak warga di desa Uzouzo memiliki jamban. Mereka lebih sering menggunakan sungai dekat dusun untuk melakukan kegiatan dan kebutuhan sehari-hari. Di sinilah Theresia berupaya memberikan edukasi pentingnya jamban dan penampungan air bersih di setiap rumah.<\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span dir=\"LTR\">Kini, kehidupan masyarakat di desa Uzouzo sudah cukup membaik. Bahkan, desa Uzouzo sudah tampak bebenah untuk mempermudah akses bagi warganya. <\/span><\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<p align=\"justify\" class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span dir=\"LTR\">Bagi Theresia, apa yang ia lakukan ini apa adanya tidak berlebihan baginya. Sebab, jika kita tidak memiliki pilihan lain yang ada saat itu walaupun terasa ekstrim tetap akan dijalani.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dewi Kesehatan di NTT Itu Bernama Theresia Dwiaudina Sari Putri &#8211;Siapa pun pasti punya impian untuk bisa bekerja dan mendapat gaji dengan layak. Apalagi setelah lulus&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":497,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-496","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/496","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=496"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/496\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":499,"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/496\/revisions\/499"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/497"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=496"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=496"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=496"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}