{"id":2125,"date":"2018-07-21T00:30:00","date_gmt":"2018-07-21T00:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/bloggerkendal.com\/?p=2125"},"modified":"2026-04-30T05:40:11","modified_gmt":"2026-04-30T05:40:11","slug":"ada-yang-perlu-dicintai-lebih-dulu-selain-kamu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bloggerkendal.com\/?p=2125","title":{"rendered":"Ada yang Perlu dicintai Lebih Dulu selain Kamu"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<b><span style=\"font-size: 12.0pt\">Ada<br \/>\nyang Perlu dicintai Lebih Dulu selain Kamu<\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt\"> &#8211; Pernah nyadar nggak sih,<br \/>\nsebenarnya ada yang perlu dicintai lebih dulu, dibanding dengan siapapun itu.<br \/>\nAdalah diri sendiri, yang mana hubungan yang baik dengan diri sendiri sama<br \/>\npentingnya saat kita menjalin hubungan dengan orang lain.&nbsp;<\/span><span style=\", serif;font-size: 12pt;text-indent: 36pt\">Ketika kita mencintai diri sendiri,<br \/>\nberarti kita sudah bisa menerima apa yang ada dalam diri kita. Baik itu<br \/>\nkelebihan ataupun juga kekurangan yang harus kita terima dengan lapang dada.<br \/>\nKalau mencintai orang lain aja bisa tanpa syarat, dengan diri sendiri harusnya<br \/>\ndemikian juga. Dengan kata lain kita lebih bersyukur, dengan apa yang kita<br \/>\nmiliki saat ini dan tidak iri dengan apa yang dimiliki orang lain.<\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\", serif;font-size: 12pt;text-indent: 36pt\"><br \/><\/span><\/div>\n<div class=\"separator\" style=\"clear: both;text-align: center\">\n<a href=\"https:\/\/bloggerkendal.com\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/pixabay.jpg\" style=\"margin-left: 1em;margin-right: 1em\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"mencintai diri sendiri mencintai diri sendiri secara berlebihan mencintai diri sendiri dalam islam mencintai diri sendiri hipwee mencintai diri sendiri sebelum mencintai orang lain mencintai diri sendiri bahasa inggris mencintai diri sendiri menurut alkitab mencintai diri sendiri kelas cinta mencintai diri sendiri secara berlebihan disebut mencintai diri sendiri tidaklah cukup untuk menggambarkan kualitas keimanan seseorang mencintai diri sendiri berlebihan mencintai diri sendiri tumblr mencintai diri sendiri artinya mencintai diri sendiri islam mencintai diri sendiri itu seperti apa mencintai diri sendiri quote mencintai diri sendiri tanpa syarat mencintai diri sendiri dalam bahasa inggris mencintai diri sendiri kaskus mencintai diri sendiri lebih penting mencintai diri sendiri hitman system mencintai diri sendiri adalah mencintai diri sendiri menurut al quran mencintai diri sendiri seperti apa cara mencintai diri anda sendiri sepenuhnya artikel mencintai diri sendiri arti mencintai diri sendiri alasan mencintai diri sendiri agar mencintai diri sendiri cara mencintai diri sendiri dalam agama buddha ayat tentang mencintai diri sendiri cara agar mencintai diri sendiri apa arti mencintai diri sendiri tips agar mencintai diri sendiri arti dari mencintai diri sendiri artikel tentang mencintai diri sendiri mencintai sesama manusia seperti mencintai diri sendiri adalah makna dari hadis agar bisa mencintai diri sendiri\" border=\"0\" data-original-height=\"851\" data-original-width=\"1280\" height=\"265\" src=\"https:\/\/bloggerkendal.com\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/pixabay.jpg\" title=\"Ada yang Perlu dicintai Lebih Dulu selain Kamu\" width=\"400\" \/><\/a><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\", serif;font-size: 12pt;text-indent: 36pt\"><br \/><\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;margin-left: 36.0pt;margin-right: 0cm;margin-top: 0cm;text-align: justify\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\">&#8220;Jangan<br \/>\npernah lupa untuk mencintai dirimu sendiri, sedalam apapun kamu mencintai<br \/>\nseseorang&#8221;. <\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\">Stephanie Kang, psikolog dari<br \/>\nPsychCentral juga menyatakan, jika membangung hubungan dengan diri sendiri<br \/>\nadalah hal yang terpenting di muka bumi. Kalau sudah bisa berdamai dengan diri<br \/>\nsendiri, pasti hubungan yang kita jalani dengan siapapun itu bisa berlangsung<br \/>\ndengan baik dan harmonis. Cara yang terbaik adalah belajar untuk, lebih<br \/>\nmengenal diri sendiri dengan mendalam. Seperti apa yang kita inginkan,<br \/>\nkebutuhan apa saja, apa yang kita suka dan apa yang kita tidak sukai. Hayuk<br \/>\nintip langkah sederhana, mencintai diri sendiri harus dimulai dari mana: <\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<b><span style=\"font-size: 12.0pt\">Penuhi dulu<br \/>\nkebutuhan diri<\/span><\/b><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<p><!--more--><\/p>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\">Kalau kamu adalah orang yang suka<br \/>\nbegadang, sebaiknya penuhi dulu kebutuhan tidur yang cukup. Selain itu makan 3<br \/>\nkali sehari, jangan telat dan luangkan waktu untuk olahraga, beribadah serta<br \/>\nliburan. Tidak perlu yang mewah, pemenuhan kebutuhan sehari-hari lebih<br \/>\nprioritaskan kepada rasa bahagia dan senang kita dulu. Misalnya kalau saya<br \/>\nbiasanya dengan menonton film, atau drama korea saat memiliki waktu luang. <\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<b><span style=\"font-size: 12.0pt\">Berteman<br \/>\ndengan orang yang positif<\/span><\/b><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\">Menjalin<br \/>\nhubungan baik dengan diri sendiri, bisa dengan berteman dan bersilaturahmi<br \/>\ndengan mereka yang menyayangi kita. Berkumpul dengan orang yang selalu memiliki<br \/>\nsikap positif, penuh cinta biasanya akan mengalir ke kita juga. Kita yang punya<br \/>\nkebiasaan buruk jadi, bekurang. Seperti misalnya saya kadang sholat suka nelat,<br \/>\neh berkumpul dengan dia-dia yang sholatnya nggak pernah telat jadi on-time. <\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<b><span style=\"font-size: 12.0pt\">Melakukan<br \/>\nmonolog<\/span><\/b><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\">Pernah nggak sih kalian monolog dengan<br \/>\ndiri sendiri? Ngobrol dalam hati, bicara dengan diri sendiri? Biasanya hal ini<br \/>\nakan membuat kita lebih fokus, dan termotivasi untuk jadi lebih baik. Saat kita<br \/>\nketemu dengan orang yang menyebalkan misalnya, pasti secara tidak langsung kita<br \/>\nberbicara dalam hati &#8216;duh kenapa harus ketemu dia?&#8217; Pernah? Lalu diri yang lain<br \/>\nbilang, &#8216;kalem, nggak apa-apa, santai&#8217; tidak salah kok hal demikian karena ini<br \/>\njustru bagus untuk menyalurkan emosi. Yang biasanya kita marah meledak-ledak<br \/>\njadi bisa menenangkan diri, karena memahami diri sendiri. <\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<b><span style=\"font-size: 12.0pt\">Menerima diri<br \/>\nsendiri<\/span><\/b><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\">Apa yang sudah Tuhan kasih saat ini<br \/>\nuntuk kita, adalah hal yang terbaik untuk diri kita. Karena kita tidak akan<br \/>\npernah tahu skenario-Nya. Kadang rasa tidak percaya diri menghinggapi diri,<br \/>\nlantas membandingkan diri dengan orang lain. Sebenarnya pada tiap masing-masing<br \/>\npribadi sudah diciptakan, kelebihannya sendiri-sendiri. Buat kamu yang masih<br \/>\nmembandingkan diri dengan orang lain, pasti kurang memahami dirinya. Kalau kita<br \/>\nsudah bisa melakukan penerimaan terhadap diri sendiri, kita lebih bersyukur.<br \/>\nKenapa dia cantik sih, kenapa saya enggak. Kok dia bisa jadi model, sementara<br \/>\nsaya gini-gini aja. Padahal cantik tidak berpusat pada wajah semata, teapi<br \/>\nbermula dari pikiran dan hati. Sudah siap menyayangi diri? <i>Let\u2019s go<\/i>!<\/span><\/div>\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada yang Perlu dicintai Lebih Dulu selain Kamu &#8211; Pernah nyadar nggak sih, sebenarnya ada yang perlu dicintai lebih dulu, dibanding dengan siapapun itu. Adalah diri&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2126,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":["post-2125","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips-and-trik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2125","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2125"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2125\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2127,"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2125\/revisions\/2127"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2126"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2125"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2125"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2125"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}