{"id":1651,"date":"2018-09-22T04:53:00","date_gmt":"2018-09-22T04:53:00","guid":{"rendered":"https:\/\/bloggerkendal.com\/?p=1651"},"modified":"2026-04-30T05:29:21","modified_gmt":"2026-04-30T05:29:21","slug":"bukainspirasi-memulai-usaha-dari-hal-yang-sederhana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bloggerkendal.com\/?p=1651","title":{"rendered":"#BukaInspirasi Memulai Usaha dari Hal yang Sederhana"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div align=\"center\" class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: center\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<b><span style=\"font-size: 12.0pt\">#BukaInspirasi<br \/>\nMemulai Usaha dari Hal yang Sederhana<\/span><\/b><span style=\"font-size: 12.0pt\"> &#8211; Setiap satu hari yang kita lewati,<br \/>\notak manusia bisa menghasilkan lebih dari seratus ribuan ide di kepalanya.<br \/>\nPikiran tidak pernah berhenti untuk bekerja, ada saja yang bergerak baik<br \/>\npikiran yang positif maupun yang negatif. Bisa kita bedakan pikiran yang<br \/>\npositif memberikan efek semangat, bahagia dan pantang menyerah. Sementara<br \/>\npikiran yang negatif, membuat seseorang mengalami kemarahan, kekecewaan, takut<br \/>\ndan sebagainya. PR-nya adalah bagaimana kita menjaga pikiran agar senantiasa,<br \/>\nmelakukan hal yang positif. <\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\"><br \/><\/span><\/div>\n<div class=\"separator\" style=\"clear: both;text-align: center\">\n<a href=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEip2GzJPr5_vjofiNnGGO2UAS2912Cz6atyQ5-B7mCHnM4GyiZzZ9TD5cuKgBziCW6nGcc8sZ4452kMlqdZLPgh6v5k1xinoDD_1rBhSCm1q5yhnJQqWksxwSJ9B1zaR76AIZIoIsF5on7j\/s400\/%2523BukaInspirasi+Memulai+Usaha+dari+Hal+yang+Sederhana+%25282%2529.png\" style=\"margin-left: 1em;margin-right: 1em\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" border=\"0\" data-original-height=\"559\" data-original-width=\"397\" height=\"400\" src=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEip2GzJPr5_vjofiNnGGO2UAS2912Cz6atyQ5-B7mCHnM4GyiZzZ9TD5cuKgBziCW6nGcc8sZ4452kMlqdZLPgh6v5k1xinoDD_1rBhSCm1q5yhnJQqWksxwSJ9B1zaR76AIZIoIsF5on7j\/s400\/%2523BukaInspirasi+Memulai+Usaha+dari+Hal+yang+Sederhana+%25282%2529.png\" width=\"283\" \/><\/a><\/div>\n<div class=\"separator\" style=\"clear: both;text-align: center\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\"><br \/><\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\">Misalnya saja saat kita ingin memulai<br \/>\nusaha, ada pikiran yang membayangi kita kalau bangkrut nanti bagaimana? Kalau<br \/>\nnggak balik modal gimana? Kalau nggak laku dagangannya harus gimana? Akhirnya<br \/>\nkita tidak pernah memulai untuk berbisnis. Rasa takut dengan kegagalan, membuat<br \/>\nlangkah langsung terhenti seketika akibat pikiran negatif yang ada dalam<br \/>\nkepala. Maka yang perlu kita lakukan, ubah pertanyaanya agar hal negatif yang<br \/>\nada di kepala tersebut berubah menjadi hal yang positif. Kalau saya nggak mulai<br \/>\nusaha sekarang, kerugian apa yang bakal saya dapatkan di kemudian? Ngapain<br \/>\ntakut nggak laku, toh mereka yang sukses pasti pernah mengalami kegagalan<br \/>\nsebelumnya, bukan?<\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<b><span style=\"font-size: 12.0pt\">Semangat<br \/>\nentrepreneur dimulai dari dalam diri sendiri, Rasullullah menganjurkan demikian<\/span><\/b><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\">&#8220;Hendaklah kalian berdagang, karena<br \/>\nberdagang merupakan sembilan dari sepuluh pintu rizki&#8221;. (<i>Riwayat Ibrahim Al Harbi dalam Ghorib Al<br \/>\nHadist dari hadist Nu&#8217;aim bin &#8216;Abdirrahman<\/i>). <\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\">Rasullullah sendiri mengajarkan kita<br \/>\nuntuk berdagang, pernah mendengar cerita dari Anas bin Malik ra? Yang pada<br \/>\nsuatu ketika datang seseorang kepada Rasullulah SAW dari Anshar meminta beliau<br \/>\npekerjaan. Mudah saja bagi Rasullullah untuk merekomendarikan dirinya, kepada sahabat-sahabat<br \/>\nNabi kala itu. Tetapi Rasullullah malah memintanya untuk memberikan sesuatu<br \/>\nyang ada di dalam rumah kalangan Anshar itu, untuk dilelang. Dari uang lelangan<br \/>\nitu, Nabi memberikan uangnya kepada kalangan Anshar tersebut dan berpesan,<br \/>\n&#8220;Belikanlah makanan untuk keluargamu satu dirham, dan berikan satu dirham<br \/>\nlagi untuk membeli kampak&#8221;.<\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<br \/>\n<!--more--><\/p>\n<div class=\"separator\" style=\"clear: both;text-align: center\">\n<a href=\"https:\/\/bloggerkendal.com\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/kayu.jpg\" style=\"margin-left: 1em;margin-right: 1em\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" border=\"0\" data-original-height=\"1067\" data-original-width=\"1600\" height=\"266\" src=\"https:\/\/bloggerkendal.com\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/kayu.jpg\" width=\"400\" \/><\/a><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\">Setelah kampak dibeli dan diberikan<br \/>\nkepada Rasullullah, oleh Rasullullah dibuatkan gagang yang kuat untuk bisa<br \/>\ndipegang dengan baik. Lantas kampak kembali diberikan kepada sang lelaki, dari<br \/>\nkalangan Anshar itu. &#8220;Carilah kayu bakar dan jual ke pasar, temui aku lima<br \/>\nbelas hari lagi,&#8221; begitu pesan Rasulullah kepada si lelaki.<\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\">Lima belas hari berlalu, ia datang<br \/>\nkembali kepada Rasulullah SAW dengan rasa gembira dan suka cita. Mengapa?<br \/>\nKarena dari hasil pencarian kayu bakarnya, dia mendapatkan penghasilan sepuluh<br \/>\ndirham yang bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan keluarganya. MasyaAllah,<br \/>\ndemikian Rasulullah mengajarkan kepada kita untuk bekerja dan berusaha dahulu<br \/>\ndalam keadaan terjepit sekalipun. Rasulullah menganjurkan kepada kita untuk<br \/>\nmemanfaatkan peluang yang ada, dalam berbisnis ataupun dalam dunia perdagangan.<br \/>\nJangan pernah menyerah, walaupun terkendala tidak mempunyai modal seperserpun.<br \/>\nKarena dalam setiap kesulitan, pasti ada kemudahan. <i>Right?<\/i><\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\"><i><br \/><\/i><\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\"><i><br \/><\/i><\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<b><span style=\"font-size: 12.0pt\">Bukalapak adalah<br \/>\nonline marketplace di Indonesia<\/span><\/b><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\">Kecanggihan teknologi membuat<br \/>\npertumbuhan bisnis, menjadi berkembang begitu pesatnya. Banyak sekali bisnis<br \/>\nonline yang muncul, menjadikan persaingan semakin ketat. Awalnya sebagai pemula<br \/>\nyang terjun dalam berbisnis online, saya sempat keder. Karena banyak sekali<br \/>\npemain senior dan brand-brand besar yang berkecimpung juga tidak mau kalah.<br \/>\nTapi kalau melihat persaingan di pasar, dengan produk yang sama, jualannya juga<br \/>\njejeran, mereka pun bisa laris dan menghasilkan. Jadi mengapa mesti takut<br \/>\nberjuang? Toh kita nggak sendirian? Akhirnya saya memberanikan diri untuk<br \/>\nbersaing, bersama yang lain dengan berjualan di marketplace Bukalapak. <\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 12.0pt\"><br \/><\/span><br \/>\n<\/p>\n<div class=\"separator\" style=\"clear: both;text-align: center\">\n<a href=\"https:\/\/bloggerkendal.com\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/cover.jpg\" style=\"margin-left: 1em;margin-right: 1em\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" border=\"0\" data-original-height=\"1117\" data-original-width=\"1600\" height=\"278\" src=\"https:\/\/bloggerkendal.com\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/cover.jpg\" width=\"400\" \/><\/a><\/div>\n<p><span style=\"font-size: 12.0pt\"><br \/><\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\">Bukalapak adalah salah satu online<br \/>\nmarketplace yang ada di Indonesia, yang mana menyediakan sarana jual-beli dari<br \/>\nkonsumen kepada konsumen. Siapapun bisa berjualan di Bukalapak, mau jualan<br \/>\nsatuan atau grosiran, bahkan barang secondan juga dipersilakan. Yang paling<br \/>\nsaya suka dari Bukalapak adalah misinya, yang ingin memberdayakan pelaku UKM<br \/>\nyang ada di Indonesia ini untuk go online. Bukalapak sendiri hanya sebagai<br \/>\nperantara, dia tidak menjual atau menyediakan produk untuk di jual.&nbsp;<\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\"><br \/><\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\">Dengan <a href=\"https:\/\/www.bukalapak.com\/bantuan\/buka-dompet-buka-dana\/cairkan-dana-dompet\/cara-cairkan-dana-bukadompet\">\u2018sloganJual-Beli Online Mudah dan Terpercaya\u2019<\/a>, membuat Bukalapak memberikan<br \/>\njaminan 100% uang kembali, kepada pembeli apabila <i>seller<\/i>\/pelapaknya tidak mengirimkan barang yang dibeli. <\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<b><span style=\"font-size: 12.0pt\">Bingung mau<br \/>\njualan apa dan memulai usaha dari mana?<\/span><\/b><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\">Bagi sebagian orang untuk menemukan ide<br \/>\nberjualan bisa jadi sangat sulit, padahal sebenarnya ide untuk memulai usaha<br \/>\nitu bisa datang dari keadaan yang kepepet. Keadaan kejepit yang sebenarnya bisa<br \/>\nkita maksimalkan. Coba gali dan belajar peka dari keadaan di sekitar kita,<br \/>\nseperti: <\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<b><span style=\"font-size: 12.0pt\">Bersumber dari<br \/>\nkebutuhan<\/span><\/b><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\">Setiap hari seorang ibu rumah tangga<br \/>\npasti akan melakukan kegiatan memasak, dari memasak bumbu apa saja yang<br \/>\ndibutuhkan. Mengapa kita tidak melirik dan menjualnya? Misalnya berjualan<br \/>\ngaram, kalau kita memasak tidak menggunakan garam pasti rasanya hambar bukan?<br \/>\nMengapa tidak mengambil peluang yang sederhana seperti ini?<\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<b><span style=\"font-size: 12.0pt\">Bersumber dari<br \/>\npermasalahan yang ada<\/span><\/b><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\">Setiap hari masalah selalu akan muncul<br \/>\ndan tidak ada habisnya, bagaimana produk yang kita jual ini bisa jadi problem<br \/>\nsolver bagi para konsumen? Misalnya pengguna mobil, pastinya memiliki masalah<br \/>\nketika dashboard mobil tergores oleh noda. Bagaimana produk pembersih yang kita<br \/>\njual ini biasa menjadi solusi, dari masalah yang dihadapi oleh masyarakat.<br \/>\nMengapa kita tidak mengambil celah ini?<\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<b><span style=\"font-size: 12.0pt\">Bersumber dari<br \/>\nhobi<\/span><\/b><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\">Hobi yang kita miliki ternyata bisa<br \/>\nmenjadikan sumber penghasilan lho? Nggak percaya? Suami saya suka menjahit,<br \/>\ndari menjahit dia kemudian menciptakan karya seperti <i>pouch <\/i>(dompet), untuk ponsel, buku dan laptop. Dari sanalah hobi<br \/>\nmenjahitnya mulai banyak yang melirik. Tinggal bagaimana kita mengeksekusinya,<br \/>\nkonsisten dan fokus untuk terus rajin menghasilkan kerajinan. <\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 12.0pt\"><br \/><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 12.0pt\"><br \/><\/span><br \/>\n<\/p>\n<div class=\"separator\" style=\"clear: both;text-align: center\">\n<a href=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEgiJVLWxxbOIyvVXs6o9XlliFTWfpVqjDh_0GBLPpql3n5qCrASLKvC1i-ZhScp94zF-1Oa0Dt2ZZtEB04qtBySIxebuLGT08tuN8WNamHo1lWx1C3QYwAiMEb5ag7vAhxW7qd1UJUm0yNh\/s400\/bukalapak+%25282%2529.png\" style=\"margin-left: 1em;margin-right: 1em\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" border=\"0\" data-original-height=\"450\" data-original-width=\"810\" height=\"221\" src=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEgiJVLWxxbOIyvVXs6o9XlliFTWfpVqjDh_0GBLPpql3n5qCrASLKvC1i-ZhScp94zF-1Oa0Dt2ZZtEB04qtBySIxebuLGT08tuN8WNamHo1lWx1C3QYwAiMEb5ag7vAhxW7qd1UJUm0yNh\/s400\/bukalapak+%25282%2529.png\" width=\"400\" \/><\/a><\/div>\n<p><span style=\"font-size: 12.0pt\"><br \/><\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<b><span style=\"font-size: 12.0pt\">Bersumber dari<br \/>\nkenalan di komunitas Bukalapak yang punya produk jualan<\/span><\/b><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\">Awal mula saya terjun jualan saya juga<br \/>\ntidak memiliki produk jualan, tetapi saya bekerja di bidang pemasaran online<br \/>\nyang menjualkan produk bubuk minuman. Celah tersebutlah yang membuat saya,<br \/>\nmulai asik berjualan. Kemudian saya join ke komunitas Bukalapak yang ada di<br \/>\ndaerah Semarang, karena saat itu di Kendal belum ada. <\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\">Dari komunitas saya banyak mengenal<br \/>\npelapak juragan, yang mana omsetnya sudah milyaran dan memiliki produk yang<br \/>\nlaris di pasaran. Gayung bersambut, mereka pun sangat terbuka sekali untuk<br \/>\ndijualkan produknya. Jadilah saya dropship barang, tinggal mengupload barang<br \/>\ndagangan di Bukalapak dengan harga yang saya pasang. Kalau ada orderan tinggal<br \/>\nlakukan pemesanan, dan profitnya bisa buat belanja bulanan deh, <i>hehehe &#8230;<\/i> Ternyata jualan nggak sesulit<br \/>\nyang saya pikirkan. <\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<b><span style=\"font-size: 12.0pt\">Cerita seru Om<br \/>\nBams berjualan pete di Bukalapak<\/span><\/b><br \/>\n<b><span style=\"font-size: 12.0pt\"><br \/><\/span><\/b><br \/>\n<b><span style=\"font-size: 12.0pt\"><br \/><\/span><\/b><br \/>\n<\/p>\n<div class=\"separator\" style=\"clear: both;text-align: center\">\n<a href=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEgJ-Th_Vr1LNZxzphpCP11VvftfSoS_0ejehEJayAK1zzoBhUUZIJHC6F3dp7wIi7uUMiNHTokeHnOvS4SK2buawXCrxYiU4wHybKbA6m2QdTe07ym3SpFd0Ev6I_qSH5UQi4nL_-HmEhxS\/s400\/Friends+for+Life.png\" style=\"margin-left: 1em;margin-right: 1em\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" border=\"0\" data-original-height=\"789\" data-original-width=\"940\" height=\"335\" src=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEgJ-Th_Vr1LNZxzphpCP11VvftfSoS_0ejehEJayAK1zzoBhUUZIJHC6F3dp7wIi7uUMiNHTokeHnOvS4SK2buawXCrxYiU4wHybKbA6m2QdTe07ym3SpFd0Ev6I_qSH5UQi4nL_-HmEhxS\/s400\/Friends+for+Life.png\" width=\"400\" \/><\/a><\/div>\n<p><b><span style=\"font-size: 12.0pt\"><br \/><\/span><\/b><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\">Inspirasi buka usaha kecil-kecilan<br \/>\nsebenarnya idenya bisa datang dari mana saja, dan dijual lewat apa saja. Bisa<br \/>\ndatanganya dari berjualan di rumah, membukai kedai seadanya, ditawarkan door to<br \/>\ndoor, lewat media sosial atau juga lewat marketplace seperti bukalapak ini.<br \/>\nCatatan pentingnya, jika kita ingin bisa berjualan di marketplace Bukalapak, ya<br \/>\nkita harus membuat akunnya terlebih dahulu, cara membuat akun di Bukalapak.<\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\">Ada cerita seru dari kawan saya, member<br \/>\nkomunitas Bukalapak Blitar. Sama seperti yang lainnya, awal berjualan dia juga<br \/>\nbingung mau jualan apa nih? Lantas oleh anggota komunitas disarankan untuk<br \/>\njualan online, setelah dia menjualkan barang teman sekomunitas. Dia memiliki<br \/>\nkendala, yang mana produknya selalu kehabisan stok. Tidak mau ambil resiko<br \/>\nlagi, akhirnya di keluar rumah. Jalan-jalan di pasar, <i>eh<\/i> menemukan produk yang sering dianggap sepele tapi ternyata laris<br \/>\nmanis ketika dijualnya di Bukalapak. Apakah produk tersebut? Adalah pete atau<br \/>\npetai. Nggak tanggung-tanggung pembelinya pun berasal dari luar daerah<br \/>\nkebanyakan, ada yang dari Papua. Padahal harga pete dan biaya pengiriman lebih<br \/>\nmahalan ongkirnya. Tapi mereka tetap membelinya, emang ya rejeki nggak lari<br \/>\nkemana kalau udah jatahnya. <\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 12.0pt\"><br \/><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 12.0pt\"><br \/><\/span><br \/>\n<\/p>\n<div class=\"separator\" style=\"clear: both;text-align: center\">\n<a href=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEhv-E7Hnb7XCK1j_NZ3MRytD6P2o1KbKgfvDN1Wjx-TaeES4_yBpo9X1FTsLqAJbGRHX6h26sKJtQWn9HEYmgsvoa9G8rP7kqdm9CcTy6-2qkBald6AwW4bk_OGXVw87wXy-NT8B6i1myEs\/s400\/International+Picnic+Day%2521.png\" style=\"margin-left: 1em;margin-right: 1em\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" border=\"0\" data-original-height=\"800\" data-original-width=\"800\" height=\"400\" src=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEhv-E7Hnb7XCK1j_NZ3MRytD6P2o1KbKgfvDN1Wjx-TaeES4_yBpo9X1FTsLqAJbGRHX6h26sKJtQWn9HEYmgsvoa9G8rP7kqdm9CcTy6-2qkBald6AwW4bk_OGXVw87wXy-NT8B6i1myEs\/s400\/International+Picnic+Day%2521.png\" width=\"400\" \/><\/a><\/div>\n<p><span style=\"font-size: 12.0pt\"><br \/><\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: 36.0pt\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\">Dari pengalaman om Bams ini, pelajaran<br \/>\napa yang bisa kita petik ilmunya? Bahwa jualan tidak melulu harus produk harga<br \/>\nmahal, mau jualan nggak perlu bingung atau pusing mau jualan apa. Lihat di<br \/>\nsekitar, belajar peka terhadap apa yang bisa kita tangkap melalui indera kita. Kaena<br \/>\nternyata usaha bisa dimulai dari hal yang paling sederhana, dan nggak kita<br \/>\nsangka-sangka. Kalau ada yang masih bingung lagi untuk berjualan di Bukalapak,<br \/>\ncoba bergabung dengan komunitas yang ada di daerah sekitar kalian. Karena<br \/>\nilmunya bakalan dikupas tuntas dan semuanya gratis kalau di komunitas. Ya<br \/>\nitung-itung sekalian bersilaturahmi ya kan? Mempererat jaringan lebih banyak<br \/>\nlagi. <\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<b><span style=\"font-size: 12.0pt\">#BukaInspirasi<br \/>\nmengajak kita berkarya dan jadi juara<\/span><\/b><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\"><span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <\/span>Tidak banyak orang yang berminat<br \/>\natau menetapkan goal menjadi seorang juara, karena tidak banyak orang bersedia<br \/>\nmenerima tantangan. Biasannya mereka yang memiliki goal jadi juara, mempunyai<br \/>\nmotivasi yang sangat besar. Dalam buku yang pernah saya baca <i>The Midacle of Happiness<\/i>, diceritakan<br \/>\nseorang perenang dunia yang berlatih sangat keras, untuk memecahkan rekor dunia<br \/>\nsebagai perenang tercepat. Semakin hari berlatih, semakin cepat progresnya<br \/>\nbahkan ia bisa melampaui rekor yang ada. Tetapi menginjak bulan selanjutnya,<br \/>\nkecepatannya mengalami penurunan. Tetapi sang pelatih tidak mau tinggal diam,<br \/>\ndia berusaha untuk memberikan semangat kepada perenangnya bahkan berjanji<br \/>\nmemberi reward. Dia berhasil melampaui rekornya sendiri, tetapi kembali<br \/>\nmengendur sehingga sang pelatih tidak mau perenangnya patah semangat. Siapa<br \/>\nsangka sang pelatih menyewa seekor buaya, di hari perlombaan. Para pencatat<br \/>\nrekot hadir, buaya dilepaskan dan pemuda tersebut didorong ke kolam oleh<br \/>\npelatihnya. Tidak mau digigit sang buaya, karena buaya memiliki naluri senang<br \/>\nmengejar apapun yang bergerak di air, pemuda itu berenang dengan sekuat tenaga.<br \/>\nIa pun jarang mengambil napas, demi mendapatkan keadaan aman untuk segera<br \/>\nmeloncat ke seberang. Apa yang tejadi? Pemuda tersebut melampaui rekor perenang<br \/>\ntercepat, yang pernah ada. <\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\"><span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <\/span>Dari kisah pemuda yang dikejar buaya<br \/>\ntersebut bisa kita ambil hikmahnya, bahwa motivasi manusia ternyata bisa datang<br \/>\ntersebab dua alasan. Pertama datang dari manusianya sendiri, seperti perenang<br \/>\nyang berusaha untuk mendapatkan reward dan motivasi yang datang karena menghindari<br \/>\nsengsara. Jika bukan karena buaya yang mengejar di belakang, mungkin kita tidak<br \/>\nakan bergerak, melakukan aksi. <\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<span style=\"font-size: 12.0pt\"><span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <\/span>\u201cYang membedakan anda dari CEO<br \/>\nsukses atau ilmuwan sukses adalah tekadnya, kerja kerasnya, optimisnya,<br \/>\nsemangat dan antusianya\u201d. (<i>Barington<br \/>\nIrving<\/i>). Mari #BukaInspirasi lebih lebar lagi, wujudkan mimpi dan jadikan<br \/>\nkenyataan. Karena usaha yang besar, diperoleh dari hal yang kecil dan<br \/>\nsederhana. <\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 12.0pt\"><br \/><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 12.0pt\"><br \/><\/span><br \/>\n<\/p>\n<div class=\"separator\" style=\"clear: both;text-align: center\">\n<a href=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEiuhDtdkiTvjSPZh3YDS4wS6srA_N_uX2kq6Po500UEZcRVh9F-IzUMhWbDaXr3oS7d8y3tgt3xBPjqFlYhucLry5CV7siBU23VyWx8tTTLr4rS6GwbxU01FQ9HjGIb_ZEdTsu1n2qlCPI2\/s400\/%2523BukaInspirasi+Memulai+Usaha+dari+Hal+yang+Sederhana.png\" style=\"margin-left: 1em;margin-right: 1em\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" border=\"0\" data-original-height=\"900\" data-original-width=\"1600\" height=\"225\" src=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEiuhDtdkiTvjSPZh3YDS4wS6srA_N_uX2kq6Po500UEZcRVh9F-IzUMhWbDaXr3oS7d8y3tgt3xBPjqFlYhucLry5CV7siBU23VyWx8tTTLr4rS6GwbxU01FQ9HjGIb_ZEdTsu1n2qlCPI2\/s400\/%2523BukaInspirasi+Memulai+Usaha+dari+Hal+yang+Sederhana.png\" width=\"400\" \/><\/a><\/div>\n<p><span style=\"font-size: 12.0pt\"><br \/><\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<b><span style=\"font-size: 12.0pt\">Tips jualan<br \/>\nlaris di Bukalapak:<\/span><\/b><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoListParagraph\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: -18.0pt\">\n<!--[if !supportLists]--><span style=\"font-size: 12.0pt\"><span>\u00b7<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<br \/>\n<\/span><\/span><\/span><!--[endif]--><span style=\"font-size: 12.0pt\">Melakukan<br \/>\nregistrasi di situs Bukalapak, upload produk dan isi deskripsi dengan baik<br \/>\nsesuai produk yang kita jual. Agar pembeli dengan cepat dan mudah menemukan<br \/>\nproduk yang dicarinya. <\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoListParagraph\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: -18.0pt\">\n<!--[if !supportLists]--><span style=\"font-size: 12.0pt\"><span>\u00b7<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<br \/>\n<\/span><\/span><\/span><!--[endif]--><span style=\"font-size: 12.0pt\">Pastikan<br \/>\nproduk yang kita jual adalah produk yang real (nyata) dan status barangnya ada.<br \/>\nMisalnya barang baru, atau bekas tulislah detailnya lengkap<\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoListParagraph\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: -18.0pt\">\n<!--[if !supportLists]--><span style=\"font-size: 12.0pt\"><span>\u00b7<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<br \/>\n<\/span><\/span><\/span><!--[endif]--><span style=\"font-size: 12.0pt\">Menjual<br \/>\ndengan jujur. Karena penjual yang jujur insyaAllah akan mudah laris jualannya,<br \/>\ntapi kalau penjual memiliki sifat tidak baik akhirnya penjualannya tidak akan<br \/>\nlaku nantinya. <\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoListParagraph\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: -18.0pt\">\n<!--[if !supportLists]--><span style=\"font-size: 12.0pt\"><span>\u00b7<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<br \/>\n<\/span><\/span><\/span><!--[endif]--><span style=\"font-size: 12.0pt\">Melayani<br \/>\ndengan baik dan bertanggung jawab. Misalnya pembeli menginginkan penjualan<br \/>\nproduknya diproses dengan cepat, ya segera dikirimkan pada hari yang sudah<br \/>\nditentukan. <\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoListParagraph\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: -18.0pt\">\n<!--[if !supportLists]--><span style=\"font-size: 12.0pt\"><span>\u00b7<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<br \/>\n<\/span><\/span><\/span><!--[endif]--><span style=\"font-size: 12.0pt\">Jangan<br \/>\npernah egois, dan menjatuhkan pelapak lainnya dalam berjualan. Karena siapa<br \/>\nyang menabur benih keburukan, akan kembali ke dirinya sendiri.<\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoListParagraph\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: -18.0pt\">\n<!--[if !supportLists]--><span style=\"font-size: 12.0pt\"><span>\u00b7<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<br \/>\n<\/span><\/span><\/span><!--[endif]--><span style=\"font-size: 12.0pt\">Aktifkan<br \/>\nsemua fitur berjualan, seperti push, promote push dan lain sebagainya. Jangan<br \/>\nlupa untuk rajin berkunjung ke forkom karena, banyak tips berjualan keren<br \/>\ndibocorkan di sana. <\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<div class=\"MsoListParagraph\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify;text-indent: -18.0pt\">\n<!--[if !supportLists]--><span style=\"font-size: 12.0pt\"><span>\u00b7<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<br \/>\n<\/span><\/span><\/span><!--[endif]--><span style=\"font-size: 12.0pt\">Aktiv<br \/>\ndatang dalam kopdar komunitas di kotamu, setiap bulannya.<\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 12.0pt\"><br \/><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 12.0pt\"><br \/><\/span><br \/>\n<\/p>\n<div class=\"separator\" style=\"clear: both;text-align: center\">\n<a href=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEg1QmNONRckX5I0yQhdYI-vxeN9tMozyqG8wtXADrfWcFuwQooUztYGvPHr-gSFZWYRl2DiPdNvCRwEv8HqgvzooNjT5GFKl_9Ju9-mri4UIRCIzgVGCF8Rhes8aezJ2LyPZeP1XqfQQdoG\/s400\/%2523BukaInspirasi+Memulai+Usaha+dari+Hal+yang+Sederhana+%25281%2529.png\" style=\"margin-left: 1em;margin-right: 1em\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" border=\"0\" data-original-height=\"559\" data-original-width=\"397\" height=\"400\" src=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEg1QmNONRckX5I0yQhdYI-vxeN9tMozyqG8wtXADrfWcFuwQooUztYGvPHr-gSFZWYRl2DiPdNvCRwEv8HqgvzooNjT5GFKl_9Ju9-mri4UIRCIzgVGCF8Rhes8aezJ2LyPZeP1XqfQQdoG\/s400\/%2523BukaInspirasi+Memulai+Usaha+dari+Hal+yang+Sederhana+%25281%2529.png\" width=\"283\" \/><\/a><\/div>\n<p><span style=\"font-size: 12.0pt\"><br \/><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 12.0pt\"><br \/><\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 12.0pt\"><br \/><\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: normal;margin-bottom: .0001pt;margin-bottom: 0cm;text-align: justify\">\n<\/div>\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>#BukaInspirasi Memulai Usaha dari Hal yang Sederhana &#8211; Setiap satu hari yang kita lewati, otak manusia bisa menghasilkan lebih dari seratus ribuan ide di kepalanya. Pikiran&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1652,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-1651","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ads"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1651","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1651"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1651\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1660,"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1651\/revisions\/1660"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1652"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1651"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1651"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bloggerkendal.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1651"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}